jump to navigation

Jurnalistik June 20, 2009

Posted by alshirezy in Jurnalistik.
trackback

Bahasa Jurnalistik

Tahapan Menulis

– Ya atau Tidak ( Niatkan dalam diri untuk menulis )

– Komitmen ” Aku mau menulis ! ”

– Membaca karya orang lain

– Tentukan arah tulisan

– Jujur

Dalam bidang jurnalistik khususnya berhubungan dengan dunia tulis menulis, sebaiknya seseorang harus bisa dan mampu memahami maksud dari kelima tahapan menulis tersebut.

1. Ya atau Tidak

Ketika seseorang memiliki keinginan untuk menjadi seorang penulis, maka ia harus percaya terhadap kemampuan diri dalam bidang menulis. Bahwa Ya aku bisa menulis layaknya seorang penulis handal dan terus motivasi diri serta niatkan dengan mantap!
Jangan sebaliknya, berkeinginan menjadi seorang penulis namun tidak percaya terhadap kemampuan diri dan selalu mengeluh serta ragu-ragu Ya atau Tidak!

2. Komitmen ” Aku mau menulis !”

Selain niat yang mantap, menjadi seorang penulis pun harus memiliki sikap mental positif yaitu memegang teguh prinsip dan memiliki komitmen terhadap diri sendiri.
Jangan setelah dipertengahan karir harus mundur atau menyerah hanya karena kritikan dari orang sekitar tentang tulisan yang dibuat.
3. Membaca Karya Orang Lain

Ada baiknya sebelum menulis karya disarankan untuk membaca karya orang lain berupa cerpen, novel dsb. Hal ini bisa membantu sebagai referensi tulisan yang akan dibuat nantinya.

4. Tentukan Arah Tulisan

Untuk menjadi seorang penulis handal salah satu langkahnya yaitu dengan menentukan arah tulisan hal ini dimaksudkan agar nantinya tulisan yang akan dibuat memiliki genre yang jelas. Seperti romantis, komedi, horor, misteri, fiksi atau ilmiah.

5. Jujur

Sebagai penulis pemula atau biasa disebut amatir sebaiknya harus memegang prinsip jujur. Maksudnya jujur pada kemampuan yang dimiliki, jangan buru-buru ingin menjadi penulis yang handal, karena semua akan berjalan lancar dengan melewati suatu tahapan yang disebut proses.
Dan ketika akan menulis pun sebaiknya menulis suatu hal yang memang benar-benar dipahami dan dikuasai jangan memaksakan kehendak diri.

Tentunya untuk menjadi seorang good writer harus siap dan sanggup menerima resiko serta konsekuensinya:
1. Meluangkan Waktu
2. Mengurangi Kesenangan
3. Banyak Membaca

Comments»

1. vitayho - June 27, 2009

rezi kayaknya u harus belajar dari w dulu deh! lihat diblog w deh pasti ada jawabanya…………


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: